KEN DEDES: Perempuan Nareswari yang Menurunkan Raja-raja Jawa

Arca Prajnaparamita yang dianggap mewakili kecantikan Ken Dedes

Arca Prajnaparamita yang dianggap mewakili kecantikan Ken Dedes

Aku kurang menguasai sejarah Indonesia di jaman kerajaan dulu…, tapi tokoh Ken Dedes ini istimewa banget. Dan aku jadi ingin mendokumentasikan tentang dia dalam blog-ku ini.

Ken Dedes adalah pemeluk Buddha yang taat, ia adalah putri dari pendeta Buddha bernama Mpu Purwa. Ken Dedes dikenal sebagai wanita nareswari, yakni wanita yang utama… Ia selama hidupnya tercatat nglakoni karma amandangi yang artinya bertingkah laku sempurna, tanpa cela dan salah langkah.

Karena keistimewaannya ia diperebutkan pria-pria, pertama Tunggul Ametung… akuwu Tumapel yang menculiknya karena tidak sabaran menunggu ayah Ken Dedes, Mpu Purwa yang sedang bertapa. Kemudian Ken Arok…

Ken Arok adalah pemuda berandalan yang bekerja sebagai pengawal kerajaan. Ia tanpa sengaja melihat betis Ken Dedes tersingkap dan mengeluarkan cahaya. Ia lantas berkonsultasi dengan penasehat spiritualnya, Lohgawe. Menurut Lohgawe, hal tersebut menandakan bahwa Ken Dedes adalah wanita nareswari atau yang paling utama. Di mana barangsiapa yang memperistrinya akan menjadi maharaja, meskipun ia seorang pendosa. Juga akan menurunkan raja-raja besar di Jawa.

Tertarik dengan ramalan tersebut, Ken Arok berusaha mendapatkan Ken Dedes. Ia memesan keris Mpu Gandring, untuk membunuh Tunggul Ametung. Dengan kelihaiannya, Ken Arok dapat memperoleh tahta Tunggul Ametung, sekaligus memperistri Ken Dedes.

Raja-raja Majapahit adalah keturunan Ken Dedes, seperti Raden Wijaya dan Hayam Wuruk. Juga raja-raja dari kerajaan Demak, Pajang, Mataram, hingga Kesultanan Jogjakarta dan Kasunanan Surakarta yang masih ada hingga saat ini.

Setelah membaca berbagai artikel tentangnya, menurutku Ken Dedes menjadi wanita nareswari… karena ikhtiarnya untuk selalu dekat dengan Sang Pencipta. Ia menjaga akhlaknya, menempa dirinya agar rendah hati, bertingkah laku mulia dan tidak sombong dengan kecantikannya.

source:
Ken Dedes, Wanita Utama dari Desa Panawijen
Ideologi Masyarakat Jawa yang Terkandung dalam Mitos Keutamaan Ken Dedes
Ken Dedes, Wanita Terbesar di Tanah Jawa
Mengenal lebih dekat Ken Dedes, sang permaisuri kerajaan Singasari

Pesan Marilyn Monroe

Marilyn Monroe

Meski dikenal sebagai wanita yang paling diinginkan lelaki, sayangnya akhir hidup Marilyn Monroe sangat tragis. Ia diketahui bunuh diri di kamarnya.

Saat rumahnya diperiksa, tim forensik menemukan sebuah surat yang pada sampulnya diberi tulisan “Jangan dibuka sebelum aku mati”.

Ketika tim membukanya, ternyata surat itu berisi tulisan tangan Marilyn Monroe. Tulisan itu tertuju kepada seorang wanita yang meminta saran tentang bagaimana caranya agar menjadi bintang. Dalam jawabannya kepada penanya itu dan kepada siapa saja yang ingin menjadi bintang, Marilyn berkata: “Berhati-hatilah terhadap sanjungan dan terhadap kegemerlapan yang menimpamu. Sungguh aku merasa sebagai wanita yang paling sengsara di dunia ini. Aku tidak bisa menjadi seorang ibu. Aku lebih mementingkan rumah dan kehidupan keluarga terhormat di atas segala-galanya.”

“Sebenarnya, kebahagiaan hakiki seorang wanita terdapat pada ikatan kehidupan rumah tangga yang suci. Kehidupan keluarga merupakan lambang kebahagiaan seorang wanita, bahkan kebahagiaan seluruhnya.”

Di akhir suratnya ia berkata: ”Orang-orang telah menzhalimi aku, Bergelut dalam bidang hiburan, sama dengan menjadikan seorang wanita bagaikan barang murahan yang hina walau bagaimanapun banyaknya sanjungan dan ketenaran yang justru mematikan. Aku menyarankan kepada semua wanita agar jangan bergelut dalam bidang ini ataupun sebagai pemainnya. Sesungguhnya kematian mereka akan sama seperti kematianku.”

source:
Sepenggal Pelajaran Dari Marilyn Monroe
– Buku “Pesan Untuk Muslimahpage: 21-22

Scheherezade

image

Kisah Seribu Satu Malam adalah kisah masyhur sepanjang zaman. Di mana kisah Alibaba, Aladin, dan Sinbad berasal…

Tapi tahukah kamu, kalau Kisah Seribu Satu Malam lahir dikarenakan sebuah kisah tragis ttg seorang raja yg dikhianati ratu-nya? Atau ttg kisah sakit hatinya pria pada wanita

Raja Syahzaman mendapati bahwa ratunya, berzina dg budak istana saat ia sedang keluar istana. Lantas ia menghukum penggal istrinya dan budak itu. Ternyata kakaknya Raja Shahriyar yg memerintah kerajaan lain, juga mendapati kalau ratunya pun mengkhianatinya saat ia sedang pergi.

Setelah membantai semua pelaku perzinahan itu, kedua kakak beradik itu yakin bahwa semua wanita tidak dapat dipercaya, dan akan berkhianat suatu saat nanti…

Sehingga mereka memutuskan tidak akan menikah lebih dari satu hari.

Setelah malam pertama, keesokan harinya perempuan yg mereka nikahi akan mereka penggal. Krn mrk tidak ingin dikhianati wanita lagi.

Setiap hari raja Shahriyar minta disetorkan satu gadis, untuk dia nikahi semalam dan keesokan harinya dipenggal. Begitu seterusnya hingga penasehat kerajaan bingung, krn jumlah gadis di kerajaan itu semakin berkurang… dan raja tenggelam dalam kegilaannya.

Sudah sekitar 1000 orang gadis yg tewas saat ia dipertemukan dg Scheherezade. Scheherazade atau Shahrazad, adalah tokoh penutur Kisah Seribu Satu Malam yg merupakan putri penasehat kerajaan.

Berikut kutipan dari Wikipedia ttg Shahrazad:

In Sir Richard Burton’s translation of The Nights, Scheherazade was described in this way:

“[Scheherazade] had perused the books, annals and legends of preceding Kings, and the stories, examples and instances of bygone men and things; indeed it was said that she had collected a thousand books of histories relating to antique races and departed rulers. She had perused the works of the poets and knew them by heart; she had studied philosophy and the sciences, arts and accomplishments; and she was pleasant and polite, wise and witty, well read and well bred.”

Shahrazad prihatin dengan banyaknya korban gadis berdosa yg tidak bersalah. Ia pun mengajukan diri pada ayahnya untuk menjadi pengantin raja, dengan ancaman nyawanya.

Penasihat kerajaan mulanya tidak setuju, krn khawatir dg keselamatan putrinya. Tapi ia juga yakin, Sharazad yg pintar dan berpengetahuan luas… pasti tidak dengan sengaja mengorbankan dirinya.

Ya…, ia memang punya rencana untuk menghentikan kegilaan raja, yg mengalami trauma pada wanita. Ia mengkisahkan cerita pada sang raja setiap malamnya, sehingga keesokan harinya raja tidak jadi memenggalnya karena penasaran dg kelanjutan kisah yg diceritakan Shahrazad.

Shahrazad tidak sekedar bercerita yg kosong isinya, justru dr dongeng yg ia sampaikan pada sang raja… ia berusaha mendidik dan menyembuhkan hati sang raja.