Paling suka lagu ini…

Lagu ini kontemplatif banget,, dan cocok untuk menggambarkan situasi saat ini. Dimana remaja sering mengalami perlakuan yang diskriminatif… dan masalah insecurity

Pertama denger versi Celine Dion, ternyata setelah browsing… baru tau klo lagu ini adalah lagu jadul, yang dibuat oleh Janis Ian pada tahun 1975.

Kenapa lagu jadul itu malah banyak yg bagus-bagus ya?

BEAUTY AND THE BEST: Dilema Pendidikan

beauty and the best

Sabtu kemaren abis nonton film ini… lumayan bagus, lucu & bikin kita mengenang masa SMA.

Inti ceritanya seputar Ira & Kelly, juga Aldo yang merupakan sepupu Kelly.

Ira adalah siswi SMA yang lebih sering ngikutin kegiatan modelling daripada belajar sungguh-sungguh, sementara Kelly adalah cewek pinter yang fokus banget di pendidikan.

Suatu saat, Ira tanpa sengaja bisa memiliki nilai lebih tinggi dari Kelly untuk pelajaran Kimia… meski tanpa menggunakan contekan. Hal itu menimbulkan kecurigaan Kelly, temen-temen segengnya dan guru Kimia. Mereka semua tidak percaya, kalau Ira bisa meraih nilai tinggi tanpa mencontek. Dan hal ini harus dibuktikan oleh Ira, dengan meraih nilai yang tinggi pula di ujian-ujian selanjutnya.

Belum lagi Kelly juga menantang Ira,, mereka bertaruh klo Ira nilainya rendah… ia harus mau melakukan apapun yang diperintahkan Kelly. Sebaliknya, bila Kelly yang kalah… maka Kelly yang harus jadi asisten Ira.

Ira berusaha mati-matian untuk mengalahkan Kelly, tapi ia butuh bantuan dari orang yang lebih pandai dari Kelly, yakni Aldo. Aldo adalah sepupu Kelly; mereka berdarah bule.

Tapi aku heran deh, emangnya klo bule berarti secara ‘pasti’ lebih pinter dari pribumi? Dalam film ini kok kesannya, mengistimewakan turunan bule. *sindrom inferior

Tipe-tipe cowok kaya Aldo ini emang sering aku temui di dunia pendidikan, pas SMA, pas kuliah. Biasanya emang cowok-cowok pinter yang hobi banget dengan dunia sains.

Ya, tipenya Rangga klo di film AADC. Aku kenal beberapa temen, yang sifatnya kayak gitu.

Asli, lho… klo Rangga kan cuma peran di film.

Biasanya sih, tipe cowok yang dingin… susah didekati.

Mereka itu klo memahami dunia sains/pendidikan, bagaikan memahami puisi yang puitis. Menikmati banget… kayak Aldo, di film ini. Jadi peristiwa Kimia, Fisika, Biologi itu bener-bener dipahami filosofinya, makanya mungkin itu yang bikin mereka mudah memahami pelajaran.

Aldo juga nerapin ilmu-ilmu saat SMA di dunia nyata, yang mungkin buat kita menjemukan… seperti di jurusan IPA yang cenderung hafalan. Misalnya, dia bisa menyimpulkan: kalau Ira merupakan orang dengan tipe belajar kinestetik, klo pohon meranggas/menjatuhkan daun-daunnya yang kering, agar bisa tumbuh lagi daun hijau yang baru.

Jadi, cowok2 geek itu sebenarnya romantis… karena teori2 sains aja, sampe dimaknai sedalam-dalamnya.

~~~~~~~~~

Satu hal yang bikin aku sempat nangis, pas adegan Kelly dipaksa ibunya ninggalin hobinya di musik… demi masuk kedokteran, jurusan favorit.

Padahal, Kelly kan aslinya dah pinter… ga perlu dipaksa & diatur juga dia pasti ngerti, klo prioritas utama adalah pendidikan. Biarlah dia menekuni musik, sebagai hobi. *toh, ga ganggu pendidikannya juga kan?

AQUAMARINE: Cinta dan Persahabatan

Claire dan Hailey adalah sepasang sahabat karib yang tinggal di tepi pantai. Mereka berdua menyukai Raymond, si penjaga pantai yang tampan. Suatu malam terjadi badai besar. Esoknya mereka bertemu dengan putri duyung bernama Aquamarine yang terdampar di dalam kolam.

Aquamarine kabur dari rumah, karena menolak dijodohkan ayahnya, penguasa laut. Ia bersikeras untuk menemukan cinta di darat, seperti yang pernah ia lihat pada pasangan di atas sebuah kapal. Ternyata pasangan yang dulu ia saksikan saling mencintai adalah kedua orang tua Claire, yang tewas tenggelam. Hal itu menyebabkan Claire trauma dan takut terhadap air.

Aquamarine bisa memiliki kaki selama matahari belum tenggelam dan selama kakinya tidak terkena air. Aquamarine memutuskan bahwa orang yang bisa memberinya cinta adalah Raymond.

Claire dan Hailey pun mengajarinya trik-trik mendekati pria. Lucu sekali melihat mereka mencoba menarik perhatian Raymond dengan cara-cara yang mereka baca di majalah remaja.