Lentera Timur

Lentera Timur adalah album Melayu dari Siti Nurhaliza yang saya sukai setelah album Sanggar Mustika.

Tiga lagu yang paling saya sukai adalah “Seloka Budi”, “Senyum Minang Manis” dan “Bintang Malam”.

Ada juga lagu yang dibuat oleh Katon Bagaskara, yakni “Cinta Ini”… tapi menurutku nuansanya tidak terlalu Melayu

Sementara lagu “Senyum Minang Manis”, Padang banget

akhir-akhir ini lagi seneng muter lagu ini:

Lagu Melayu

Selain India, saya juga menyukai kebudayaan Melayu.

Awalnya sih gara-gara suka Siti Nurhaliza… kan dia juga merekam lagu-lagu tradisional Melayu. Nah… aku jadi suka dg lagu, lirik dan bahasanya yang banyak mengandung kiasan.

Lirik lagu Melayu banyak yang berupa pantun 4 baris, 2 baris pertama sampiran dan 2 baris berikutnya adalah isi.

Salah satu lagu Melayu yang saya suka adalah Pandang Pandang Jeling Jeling

Kereta kuda pedati lembu
Singgah mari di tepi kuala
Tuan sutera, saya belacu
Mana ‘kan boleh berganding sama

————————

Menurut saya “Sanggar Mustika” adalah album Melayu terbaik Siti Nurhaliza. Karena hampir semua lagu di album itu saya suka,, paling suka lagu “Sulam Sembilan”

Pergiku… bak guruh hilang suara
Pergimu… bak air mengalir sepi
Janji, kata indah yang membara
Semarak kasih suci, bukannya mimpi

————————

Lagu “Kurik Kundi” ini unik banget, karena terdiri dari campuran beberapa bahasa daerah di Malaysia.

Kalau tinggi, untung jadi bintang
Oh… oh… oh…
Kalau rendah, masih jadi intan

Siti Nurhaliza

Salah satu penyanyi Asia Tenggara yg saya sukai adalah Siti Nurhaliza.

Lagu “Dialah di Hati” ini maknanya dalem, lho

Tentang keimanan atau tauhid:

Kendati selautan segunung
Permata di kanan dan kiri
Selagi jantungku berdegup hingga
Tiba saat terhenti
Dialah di hati

Tiada pilihan kedua
Pertama hingga akhir usia
Hanya Dia

————————

Lagu “Nirmala” ini tentang Siti Aisyah saat mengalami peristiwa Haditsul Ifki. Di mana ia difitnah mempunyai hubungan dg pria lain selain suaminya, Rasulullah.

Kala itu, sampai-sampai Nabi Muhammad percaya dg fitnah yg ditiupkan orang-orang. Dan itu membuat Aisyah bersedih, ia pun memohon pada Allah untuk membelanya. Akhirnya turun ayat Al-Qur’an untuk membersihkan namanya, dan sbg bukti kesuciannya.

————————

Ada juga lagu “Balqis” tentang cerita Ratu Balqis saat bertemu dengan Nabi Sulaiman.