5 CM: Perjalanan yang Menyingkap Rahasia Hati

5 cm

5 sekawan yang terdiri dari Zafran, Genta, Riani, Arial dan Ian memutuskan rehat bertemu dan melakukan kontak apa pun selama 3 bulan. Mereka selama ini rutin bersama, dan memutuskan untuk keluar dari zona nyaman agar timbul sensasi berbeda dalam pertemanan mereka.

Kesempatan itu digunakan Ian untuk menyelesaikan skripsinya. *Ah, jadi ingat masa-masa perjuangan.* Jangan kaget dengan penampakan dosen pembimbing Ian, ya? Ternyata bisa juga dia akting jadi sosok berwibawa, padahal wajahnya kocak banget!!

3 bulan kemudian mereka bertemu di Stasiun Senen untuk bersama-sama menuju Malang. Ternyata Genta mengajak mereka mendaki ke puncak Gunung Semeru, Mahameru. Titik paling tinggi di pulau Jawa. Mereka akan tiba di Mahameru tepat pada 17 Agustus, dan mengibarkan bendera merah putih di sana.

Riani memendam perasaan pada salah satu sahabatnya, tapi sulit menyatakannya karena dia wanita. Genta menyintai Riani, tapi ia takut merusak jalinan pertemanan mereka. Zafran tertarik pada Dinda, adik Arial. Sementara Arial adalah sosok macho yang takut mendekati wanita.

Dalam film ini kita bisa ikut menyaksikan keindahan alam di sekitar area pendakian Gunung Semeru. Ranu Kumbolo ‘surganya Mahameru’ dan ‘samudra di atas awan’ yang begitu cantik, tidak ketinggalan padang sabana yang indah. Pemandangan surgawi yang hanya bisa disaksikan para pecinta alam, kini hadir bagi khalayak lebih luas yang belum tentu punya kesempatan ke sana.

Terima kasih pada pembuat film ini, yang membagi keindahan itu pada Indonesia.

Saya senang dengan ditampilkannya nilai-nilai masyarakat Indonesia yang masih kental, antara lain sikap sopan Zafran ketika lewat di depan penduduk setempat. Sikap pemalu Riani yang dilema, karena rikuh bagi seorang wanita untuk menyatakan perasaannya pada lelaki. Ia hanya bisa memendamnya. Untung kalau si lelaki juga suka…, kalau tidak? Berarti ia akan merana karena cintanya bertepuk sebelah tangan. *tragis*

Joke yang vulgar di awal film agak mengganggu. Pada akhir film saya rasa itu adalah ‘gambaran’ bahwa ketertarikan yang dirasakan Zafran pada Dinda adalah seksual semata. Bukan rasa sayang yang murni. Ternyata cinta Zafran bisa tumbuh ketika Riani mengakui perasaannya.

Sementara Dinda sebenarnya tertarik pada Genta, dibuktikan ketika ia beralih ke bidang Ekonomi Mikro dalam studi Master-nya -sama dengan Genta. Cinta memang bisa tumbuh karena banyak persamaan.

Banyak quote bagus dalam film ini, salah satunya:

“Sebuah cinta memang harus diungkapkan karena tidak pernah ada cinta yang disembunyikan, kecuali oleh seseorang yang terlalu mencintai dirinya sendiri.”

Saya terkesima dengan akting Igor Saykoji yang natural dan saya suka dengan penampilan Anu yang beda -biasanya dia di-bully, semoga dia lebih sering main film lagi.

Tampaknya semakin banyak pemuda Indonesia yang berpetualang ke Mahameru setelah menyaksikan filmĀ  ini.