CINTA PLATONIS: Cinta yang Tak Harus Memiliki

angel wing and heart

Dulu aku pernah denger-denger tentang “Cinta Platonis”… iseng2 aku browsing, nyari definisinya. Dan ternyata ketemu banyak artikel menarik.

Beberapa deskripsi tentang cinta platonis: cinta dalam tataran ide, cinta yang ga harus memiliki, cinta yang murni spiritual, cinta yang lebih ke jiwa, ketimbang sentuhan fisik dan kata-kata cinta.

Sehingga walau memiliki banyak halangan untuk bersatu, tidak menjadi masalah bagi pemilik cinta platonis.

Biasanya terjadi antara dua sahabat yang sudah saling mengenal lama, dan terjalin komunikasi yang saling memahami, saling peduli

Baca-baca artikel juga tentang kisah cinta Kahlil Gibran, kepada kekasihnya May Ziadah. Mengharukan dan sedih…

“…Setiap hati mendamba hati lain, hati yang bisa diajak untuk bersama-sama mereguk madu kehidupan dan menikmati kedamaian sekaligus melupakan penderitaan hidup…” (penggalan surat Kahlil Gibran kepada May Ziadah, 1-3 Desember 1923)

*baru tau klo Kahlil Gibran punya kekasih

Ternyata kisah cinta mereka, terjalin LDR melalui surat-menyurat… karena Kahlil Gibran berada di New York, sementara May Ziadah berada di Mesir.

Dimulai ketika May Ziadah menulis surat apresiasi terhadap karya Kahlil Gibran, yakni tentang kisah “Broken Wings”.

May Ziadah adalah seorang sastrawan pula

Semenjak itu mereka saling berkorespondesi, sambil bertukar argumen…

Korespondensi dimulai tahun 1912, dan baru pada 1921 Gibran berhasil memperoleh foto May. Mereka menjalin cinta melalui surat selama kurang lebih 20 tahun tanpa pernah bertemu muka. Hanya foto diri mereka yang bisa dilihat, tanpa hadir langsung secara fisik… hingga akhir hayat.

Cinta model Kahlil Gibran dalam rindu-dendamnya akan May Ziadah ini biasa disebut cinta platonis, cinta yang mampu mendatangkan gairah karena kerinduan begitu besar meskipun di dalam dunia khayal. Erich Fromm dalam bukunya The Art of Loving, mengkategorikan cinta seperti ini ke dalam jenis “cinta menjadi [to be]”, yang tidak lagi dikurung dalam keinginan untuk memiliki, tetapi menyayangi, tak lebih. Berlawanan dengan jenis kedua, yaitu “cinta memiliki [to have]”, yang mengharuskan keduanya berada dalam ‘mahligai’ sebab cinta itu mesti menyatu.

Bait puisi Kahlil Gibran yang saya sukai:

Cinta yang agung
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
Dan masih peduli terhadapnya
Adalah ketika dia tidak memedulikanmu
Dan kamu masih menunggunya dengan setia

Cinta platonis adalah cinta yang tulus dan tidak mementingkan balasan, sehingga tidak menuntut untuk memiliki, namun hanya mengharapkan kebahagiaan bagi yang dikasihi.

source:
Cinta Tak Harus Memiliki = Cinta Platonis?
Cinta Platonis
Terpesona dengan Kisah Cinta Kahlil Gibran dan May Ziyadah
cinta platonis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s