A WALK TO REMEMBER: She Changes Him

A Walk to Remember

A Walk to Remember

Pas jaman kuliah dulu (sekitar th 2003), temen-temen sekamar di Asrama Putri… suka banget sama film ini:

Landon, adalah murid SMA yang berandalan. Sementara Jamie, anak pendeta yang alim… dibesarkan scr religius. Ia tipe cewek yang suka bawa Bible ke mana-mana.

Karena kenakalan remaja, Landon dihukum mengikuti program community service… termasuk mengikuti kelas drama. Di sana ia bertemu dan terpaksa harus bekerja sama dengan Jamie. Ia meminta Jamie menolongnya berlatih dialog, untuk menguasai peran utama drama tersebut.

Jamie mengiyakan, namun dengan syarat…

“You have to promise you won’t fall in love with me.”

Landon sebenarnya agak gengsi berteman dengan Jamie, ia seolah tidak mau mengakui Jamie di hadapan teman-temannya. Karena Jamie dianggap ga gaul, pakaiannya selalu panjang, tertutup dan itu-itu saja… *sweater-nya ga pernah genti

Lama-lama Jamie dan Landon semakin akrab…, apalagi setelah pertunjukan drama.

Teman-teman London, merasa pertemanan mereka makin renggang… dan Landon terpengaruh dengan gaya hidup Jamie.

“This girl is changing you and you don’t even know it.”

Karena sebal, mereka mengerjai Jamie. Namun, Landon membela dan melindungi Jamie… sampai bertengkar dengan teman-temannya.

Jamie memiliki beberapa wishlist yang merupakan mimpi-mimpinya, dan Landon ikut membantu mewujudkannya. *seperti ingin berada di dua tempat yang berbeda pada waktu yang sama

Landon, setelah beberapa lama dekat dengan Jamie… menjadi lebih terarah hidupnya. Ia jadi memiliki target dalam hidup, seperti masuk ke sekolah kedokteran. Ibunya dapat merasakan perubahan pada Landon, yang sebelumnya berandalan.

“Jamie has faith in me. She makes me want to be different, better.”

Jamie…, akhirnya mengakui pada Landon bahwa ia menderita penyakit serius, Leukimia. Oleh karena itu, ia mungkin tidak dapat bertahan hidup dalam waktu lama.

Landon marah, kenapa Jamie tidak memberitahu sebelumnya. Lalu, Jamie berkata…

Ya know, I was getting along with everything fine. I accepted it, and then you happened!”

Ayah Jamie mulanya tidak menyetujui hubungan Jamie dengan Landon, karena Landon terkenal anak nakal. Namun, melihat Jamie bahagia, ia berharap Jamie dapat bertahan lebih lama dari penyakitnya…

Apalagi ia melihat Landon sudah menunjukkan perubahan sikap, dan perhatian pada Jamie yang sedang sakit.

Teman-teman lama Landon juga sudah bisa memahami kedekatan Landon dengan Jamie.

“She’s the best person I’ve ever known.”

Akhir cerita, Landon mewujudkan wishlist no. 1 Jamie, yakni menikah di gereja tempat orang tua Jamie menikah dulu.

————————

Beberapa tahun setelahnya, Jamie sudah meninggal dan Landon berkunjung ke rumah ayah Jamie. Landon meminta maaf karena belum berhasil mewujudkan wishlist Jamie “to witness a miracle”.

Namun ayah Jamie berkata, “Tidak, ia sudah menyaksikannya.” Landon adalah ‘miracle’ dalam hidup Jamie.

Landon lalu berkata dalam hati,,

“Jamie saved my life. She taught me everything. About life, hope and the long journey ahead. I’ll always miss her. But our love is like the wind. I can’t see it, but I can feel it.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s