HIJRAH CINTA: Kesabaran Pipik

Hijrah Cinta

Film ini menunjukkan betapa besarnya peran Pipik dalam proses hijrah Uje.

Meskipun tumbuh dan berasal dari keluarga yg religius, tidak lantas menjadikan Uje menjadi anak yg alim. Pergaulan di dunia hiburan yg ia tekuni, mengenalkannya pada narkoba.

Ia berkonflik dg ayahnya, yg tidak setuju dg keputusan Uje masuk di dunia artis.

Uje telah bertekad untuk kembali ke jalan yg benar, namun harus jatuh bangun terlebih dahulu. Pipik mau menerima Uje, meskipun Uje belum sembuh dari ketergantungan obat-obatan.

Masa pernikahan dan bulan madu mereka jangan dianggap langsung senang… justru Pipik harus bersabar merawat Uje.

Tapi ia bertekad Uje harus sembuh! Ia menemani Uje ke dokter untuk konsultasi, mengikat Uje dan menyeretnya ke kamar mandi untuk kemudian Pipik guyur dengan air… saat Uje sakaw.

Aku merasa si Pipik tdk hanya jadi istri, tp juga perawat bagi Uje.

Merawat jiwanya, mengembalikan hidayah pada Uje.

Saat menikah, jangankan mencari nafkah… Uje saja masih jadi pecandu! Bahkan ia sering minta uang pada Pipik yg bekerja sebagai pegawai, untuk membeli obat-obatan.

Sungguh besar jiwa Pipik, sehingga akhirnya bisa mengantarkan Uje menjadi orang yang besar dan berguna.

Padahal kalau dipikir-pikir, kok mau-maunya ya…? Emangnya Pipik dapat untung apa, kok mau menikah dg pecandu narkoba dan belum bisa menafkahi? Malah Pipik yg bekerja dan sering dimintai uang Uje.

Dialog yg paling menyentuh adalah saat Uje bertanya pada Pipik, kok mau dengannya? Pipik menjawab, “Karna saat pertama kali ketemu di Menteng, aku yakin kalau kamu sebenarnya orang baik.”

Jadi keyakinan Pipik bahwa Uje bisa kembali menjadi orang baik, menguatkannya utk mendampingi Uje hingga akhir.

Pipik mendidik Uje dg tegas, di mana ia berhenti bekerja saat mengalami kehamilan pertama. Ia mengatakan, sekarang saatnya Uje belajar bertanggung jawab sebagai seorang suami dan mencari nafkah.

Uje memperoleh pendapatan pertamanya sebagai pengisi khotbah sholat Jum’at. Dan itu disyukuri Pipik, hingga ia menangis terharu.

————————

Merinding denger lagu “Istighfar” yg dinyanyikan Uje, dan lagu “Hijrah Cinta” di akhir film bikin nangis.

One thought on “HIJRAH CINTA: Kesabaran Pipik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s