Kesanku tentang Malaysia: Kuala Lumpur

Kesanku tentang Malaysia, terutama Kuala Lumpur adalah… suasananya damai… penduduknya kalem-kalem, sholeh… karena sebelum adzan dikumandangkan aja, pegawai kantorannya dah pada ngumpul di masjid untuk dengerin ceramah dan sholat jamaah.

Terhadap turis yang terlihat bingung dengan jalan, mereka dengan senang hati membantu… bahkan supir taksi sampai turun dari taksinya untuk menerangkan pada kita bahwa jarak tujuan kita dekat hanya 1 menit dan tidak perlu pakai taksi, ketika kami hendak naik taksinya…

Padahal di Indonesia saja, klo ketauan bukan warga lokal bisa aja diakal-akalin agar keluar uang banyak… untuk jarak yang dekat. #pengalaman

Trus, dari logat kita mereka biasanya suka nanya, “dari Indonesia, ya?”, “dari mana? Jakarta atau Jawa…”. Karena kami tinggal di Lampung, trus aku jawab aja… “dari Sumatera”.

Kalau naik taksi, biasanya Bapak yang duduk di depan dan suka ngajakin supirnya ngobrol… Supir taksi pertama yang kami naiki dari KL Sentral menuju hotel ternyata adalah keturunan orang Padang. Dia bertanya, gimana kabar Indonesia dengan presiden barunya? Berhubung kami ke sana menjelang Jokowi dilantik, yakni tanggal 19, 20, 21 Oktober 2014.

Jadi, kami ga tau lho…!, kehebohan di Indonesia pas lagi rame2nya pelantikan presiden baru, he3x.

Menurutku orangnya ramah-ramah dan tidak terlalu usil dengan orang lain seperti di Indonesia, yang suka nggosip… Bersih, tertib dan tindak kriminalnya rendah. Kami merasa aman berjalan-jalan di sana, walaupun di negeri yang asing.

Dan lagi, sistem transportasinya bikin ngiler…

Bikin Jakarta seperti itu, dong!

Pokoke nyaman banget jalan2 di sana, dan bikin betah… aku aja ampe males pulang. Pinginnya tinggal di sana, dalam jangka waktu yang lama.

Cintaku tertinggal di Malaysia, he3x

Yang aku suka adalah suasana Islami yang kuat berpadu dengan modernitas dan teknologi yang maju, namun masih menyisakan ruang untuk tradisi dan budaya 3 etnis utama, yakni Melayu, China dan India.

Juga bangunan-bangunan peninggalan jaman kolonial, yang masih berdiri megah dan terawat.

Patut ditiru Indonesia!

Sebagai sesama rumpun bangsa Melayu, saya salut dengan kemajuan yang dicapai Malaysia. Malaysia adalah model negara muslim modern, yang tidak hanya mencapai kesolehan sosial saja, tapi juga maju dalam peradaban.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s